Aku terdiam malu
Saat ku sadar hadirnya
Tamu yang tak terduga,
Diambang pintu hatiku
Sungguh! Ketukkan pintu itu.........
Ingin ku bukakan untuk mu.
Tapi, langkahku pun kembali diam.
Saat ku tahu ia,
Ia disana, berdiri disampingmu.
Kenapa?! Kenapa berani kau ketuk??
Dan jika....kubuka pintu itu.....
Apa kau akan bermain sirkus??
Enyahlah kau!!! Aku tak butuh badut!!!
Kini aku dibalik pintu.
Coba sembunyi dari ketukkan.
Tapi....sungguh aku tak bisa sembunyi,
Dari suara yang paling dalam,
"Kuinginkan badut itu"
Pratiwi Kuslita 2003
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
1 comment:
subahanallah
bagus benget puisinya..
Post a Comment